Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Pemerintah Gelontorkan Stimulus Lebaran Rp12,83 Triliun

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus ekonomi dan bantuan pangan menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 dengan total anggaran mencapai Rp12,83 triliun. Paket kebijakan ini ditujukan untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menjaga daya beli selama periode libur panjang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, khusus untuk stimulus ekonomi, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pemberian diskon transportasi serta penerapan skema kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA).

“Dalam rangka libur Hari Besar Nasional tahun ini, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya Rp911,16 miliar, bersumber dari APBN maupun non-APBN,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa 10 Februari 2026. 


Airlangga merinci, diskon transportasi akan diberikan di berbagai moda. Di sektor perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan potongan tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan periode 14-29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.

Untuk angkutan laut, PT Pelni memberikan diskon 30 persen dari tarif dasar pada periode 11 Maret-5 April 2026, dengan target 445 ribu penumpang.

Sementara itu, pada layanan penyeberangan, ASDP akan memberikan diskon tarif hingga 100 persen pada periode 12-31 Maret 2026. Program ini menargetkan 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Adapun di sektor penerbangan, pemerintah memberikan diskon tarif sebesar 17-18 persen untuk tiket kelas ekonomi penerbangan domestik pada periode 14-29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Selain diskon transportasi, pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama masa libur panjang. Skema ini berlaku pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

“Ini bukan libur, tetapi Work From Anywhere atau Flexible Working Arrangement. Detail teknisnya akan disampaikan oleh Menteri PAN-RB dan Menteri Ketenagakerjaan. Untuk ASN dan pekerja swasta masing-masing akan diterbitkan surat edaran,” jelas Airlangga.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan dengan anggaran sebesar Rp11,92 triliun guna memperkuat daya beli masyarakat. Bantuan tersebut berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan selama dua bulan, yang akan disalurkan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok Desil 1 hingga Desil 4.

“Estimasi kebutuhan anggaran bantuan pangan sebesar Rp11,92 triliun dan akan mulai disalurkan pada Februari atau selama Ramadan. Pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait diharapkan mendukung kelancaran distribusinya,” kata Airlangga.

Turut hadir dalam konferensi per tersebut  Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pendayagunaan Apartur Negara Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya