Berita

Ilustrasi tentara Israel (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Dunia

Israel Krisis Terapis PTSD, Banyak Tentara Bundir karena Trauma Perang Gaza

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 14:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertahanan Israel mengungkapkan krisis serius dalam layanan kesehatan mental bagi prajurit dan veteran yang mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) akibat perang Gaza.

Dalam rapat Komite Kesehatan Knesset pada Senin, 9 Februari 2026, kepala Divisi Tanggap Layanan Sosial Kementerian Pertahanan, Ronit Sandrovich, menyampaikan bahwa saat ini hanya tersedia satu pekerja sosial untuk setiap 850 veteran pasca-trauma.

“Kita memiliki tanggung jawab terhadap korban psikologis, para korban pasca-trauma. Negara Israel mengirim mereka ke medan perang dan sekarang adalah tugas kita untuk mendukung mereka dalam proses rehabilitasi," kata Ketua Komite Kesehatan Knesset, Limor Son Har-Melech, dikutip dari Times of Israel, Selasa 10 Februari 2026.


Ia menambahkan komitenya akan memastikan rehabilitasi para veteran menjadi prioritas utama sistem kesehatan.

Data Kementerian Pertahanan menunjukkan, sekitar 58 persen pasien yang dirawat di pusat rehabilitasi sejak 7 Oktober mengalami PTSD atau gangguan kesehatan mental lainnya. Sementara itu, laporan Pusat Penelitian dan Informasi Knesset mencatat bahwa 279 tentara IDF mencoba bunuh diri antara Januari 2024 hingga Juli 2025.

Pada 2024, tentara tempur menyumbang 78 persen dari seluruh kasus bunuh diri di Israel, melonjak tajam dibandingkan periode 2017-2022 yang berada di kisaran 42-45 persen, dan hanya 17 persen pada 2023.

Lebih mengkhawatirkan lagi, hanya 17 persen tentara yang meninggal karena bunuh diri dalam dua tahun terakhir sempat bertemu petugas kesehatan mental dalam dua bulan sebelum kematian mereka.

Investigasi internal militer menyimpulkan bahwa sebagian besar kasus bunuh diri dipicu trauma perang Gaza, termasuk penugasan panjang di zona tempur, menyaksikan kekerasan ekstrem, serta kehilangan rekan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya