Berita

Anggota Komisi V DPR, Novita Wijayanti. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Komisi V DPR Dorong Huntara Aceh Rampung Sebelum Puasa

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 12:56 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kesiapan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Bener Meriah, Aceh, bersifat dinamis mengikuti perkembangan di lapangan, namun tetap ditargetkan rampung sebelum Ramadan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026. 

Novita menyebut DPR, khususnya Komisi V, mendorong agar huntara segera bisa dihuni masyarakat.


"Komisi V sangat mendukung supaya huntara ini bisa segera dihuni oleh masyarakat. Kemarin juga, sebelum itu, kita kirim tenda-tenda supaya masyarakat bisa menempati satu per satu keluarga," katanya.

Menurut Novita, percepatan ini penting agar warga terdampak dapat tinggal di hunian yang lebih layak.

"Huntara ini diharapkan bisa segera diselesaikan. Ya, kalau bisa memang targetnya sebelum puasa bisa selesai sehingga masyarakat bisa menggunakan hunian tersebut dengan layak," lanjutnya.

Terkait perkembangan teknis dan anggaran, Novita menyebut koordinasi akan dilakukan dengan kementerian terkait.

"Nanti kita akan tanya dengan kementerian karena di situ secara teknis adalah Kementerian Perumahan, dan kita Komisi V akan koordinasi bagaimana kita bisa mendorong bahwa program tersebut bisa direalisasikan sesuai dengan target yang ditentukan," ujarnya.

Soal angka detail anggaran, Novita menegaskan sifatnya masih berubah-ubah.

"Iya, karena itu kan bergerak terus ya. Kemarin sempat secara keseluruhan anggaran bencana saja Rp53 triliun berubah lagi sampai Rp60 triliun dan bahkan lebih, jadi update-nya nanti akan kita lihat sesuai dengan realitasnya," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya