Berita

Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (tengah). (Foto: X Puan Maharani)

Politik

Gelar Doktor Kehormatan Bukti Kiprah Megawati Diakui Dunia Internasional

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 09:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dari Fakultas Hukum Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) kepada Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Riyadh, Arab Saudi.

Puan menilai penganugerahan tersebut merupakan kehormatan besar, tidak hanya bagi Megawati secara pribadi, tetapi juga bagi Indonesia di mata dunia internasional.

“Selamat atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari Fakultas Hukum Princess Nourah bint Abdulrahman University kepada Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri di Riyadh, Arab Saudi,” ujar Puan lewat akun X miliknya, dikutip Selasa, 10 Februari 2026.


Menurut Puan, Megawati tercatat sebagai tokoh pertama di dunia di luar warga Arab Saudi yang menerima gelar kehormatan dari PNU. 

“Ibu Megawati menjadi tokoh pertama di dunia, di luar warga Arab Saudi, yang menerima gelar kehormatan dari PNU, atas dedikasi dan perjuangannya dalam memperjuangkan demokrasi, nilai-nilai kemanusiaan, serta pemberdayaan perempuan,” ungkap Puan.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu menegaskan, pengakuan dari institusi pendidikan terkemuka di Arab Saudi tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Megawati di bidang demokrasi dan kepemimpinan perempuan mendapat apresiasi global.

“Sebuah kehormatan besar untuk Indonesia,” tutup Puan. 

Sebelum anugerah dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, adapun 10 gelar doktor honoris causa yang diperoleh Megawati adalah:

1. Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang, 29 September 2001 (Bidang Politik).
2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, 22 April 2003 (Bidang Politik).
3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015 (Bidang Politik)
4. Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
5. Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik).
6. Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi).
7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
8. Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi).
9. Soka University Japan, Tokyo, Jepang, 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan).
10. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, 2 Oktober 2023 (Bidang Sosial).

Sementara tiga gelar profesor kehormatan Megawati sebagai berikut:

1. Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Bogor, Indonesia, 11 Juni 2021 (Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik).
2. Seoul Institute of the Arts (SIA), Seoul, Korsel, 11 Mei 2022 (Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif).
3. Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, Samarkand, Uzbekistan, 21 September 2024 (Bidang Pariwisata Berkelanjutan).

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya