Berita

Beras SPHP di salah satu pasar modern di Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan bahwa kebutuhan pangan jamaah haji di Arab Saudi tahun 2026 akan dipenuhi sepenuhnya oleh beras produksi petani dalam negeri. 

Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kedaulatan pangan bangsa.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, menyatakan bahwa proses ekspor akan segera dimulai setelah koordinasi lintas kementerian rampung. Penugasan khusus akan diberikan kepada Perum Bulog untuk mengirimkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Haji.


"Kaitan dengan ekspor beras haji nanti, setelah ada risalah dari rapat pada hari ini, maka Badan Pangan Nasional akan menyiapkan surat penugasan kepada Bulog untuk melakukan ekspor beras haji tersebut," kata Sarwo di Jakarta, dikutip Selasa 10 Februari 2026. 

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah, total jamaah haji Indonesia mencapai 205.420 orang. Dengan estimasi konsumsi 170 gram nasi per orang setiap harinya, diperlukan pasokan sebanyak 2.280 ton beras.

Untuk menjamin kepuasan jamaah, pemerintah menetapkan standar yang tinggi.

"Standar kualitas beras yang ditetapkan adalah beras premium dengan pecahan 5 persen," jelas Sarwo.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa penggunaan beras nasional merupakan aspirasi jamaah yang lebih menyukai cita rasa beras tanah air yang pulen.

"Hari ini kita menyepakati berasnya dari kita. Jadi jamaah haji besok 200 ribu lebih orang, berasnya harus dari kita," terang Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas lintas kementerian, Senin 9 Februari 2026. 

"Kita dukung prosesnya. Jamaah lebih suka beras kita, kan pulen. Jadi kita tadi semua mendukung penuh dan memutuskan agar beras itu dari kita, ekspor ke Arab Saudi," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memandang kebijakan ini sebagai simbol harga diri bangsa di kancah internasional.

"Haji tahun 2026 ini diperintahkan wajib menggunakan beras nasional, beras Indonesia yang selama ini jemaah haji itu menggunakan beras dari Vietnam dan Thailand. Ini bukan masalah harga, tapi masalahnya adalah harga diri bangsa Indonesia," tegas Rizal.

Bulog berencana memulai pengiriman pada minggu ketiga Februari 2026. Meski kebutuhan resmi sebesar 2.280 ton, Bulog menyiapkan hingga 3.000 ton sebagai langkah antisipasi.

Optimisme ini didukung oleh performa penyerapan beras domestik yang sangat positif. Per 8 Februari 2026, serapan Bulog telah mencapai 209,3 ribu ton, melonjak drastis sebesar 440,7 pernah dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya