Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Idrus Marham Bela Prabowo soal Pembangunan Gedung MUI

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 03:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan, Idrus Marham merespons kritik publik soal rencana Presiden Prabowo Subianto membangun gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lembaga-lembaga umat Islam di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Idrus yang merupakan mantan Menteri Sosial ini menilai suara publik tersebut sebagai masukan yang sah dan patut dihargai. Terlebih ada beberapa kritik yang membandingkan rencana pembangunan tersebut dengan kondisi kemiskinan, stunting, serta infrastruktur pendidikan yang dinilai masih memprihatinkan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kalau bicara soal kemiskinan, makanan, stunting, pendidikan, itu semua sudah ada kebijakannya. Presiden sudah menetapkan itu sebagai prioritas program nasional,” kata Idrus dalam keterangan tertulis Senin 9 Februari 2026.


Idrus berpandangan, kebijakan tersebut tidak mengorbankan program kesejahteraan rakyat sampai saat ini. Sebab, penguatan lembaga keagamaan justru berperan strategis dalam menjaga stabilitas sosial, moral, menuju persatuan nasional.

Presiden Prabowo Subianto sudah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), untuk pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga lembaga-lembaga umat Islam.

“Hari ini saya bisa sampaikan, saya sebagai Presiden Republik Indonesia telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI kurang lebih 4.000 meter untuk gedung MUI,” ujar Prabowo dalam sambutan pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026.

Gedung tersebut direncanakan tidak hanya digunakan MUI, tetapi juga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruang perkantoran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya