Berita

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono bersama Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Achmad Faruk di Polda Metro Jaya pada Senin, 9 Februari 2026. (Foto: Humas Polda Metro)

Presisi

Polda Metro Minta Insan Pers Imbangi Kecepatan Medsos

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 22:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Insan pers lewat media terverifikasi dituntut harus bisa mengimbangi kecepatan informasi yang beredar di era saat ini melalui akun-akun di media sosial, terlebih di wilayah Jabodetabek.

Hal tersebut disampaikan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono menggantikan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi saat menghadiri acara Hari Pers Nasional 2026 bertajuk ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’ yang dihelat di Balai Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya pada Senin, 9 Februari 2026.

“Nah tentunya ini juga harus disikapi, jadi kalau media online suka terlambat, kalah dengan akun TikTok, ya mungkin teman-teman di media online yang ada ini harus punya akun TikTok masing-masing lagi. Jadi akun TikTok itulah yang kemudian menjadikan berita dari teman-teman sekalian. Karena saat ini kalau kita lihat algoritma medsos, TikTok yang kemudian paling banyak,” ujar Dekananto saat memberikan sambutannya, Senin, 9 Februari 2026.


Oleh karenanya, Dekananto berpesan kepada jajarannya di Polda Metro Jaya untuk bersinergi dengan awak media.

“Berita-berita itu sebetulnya beritanya bagus, tetapi karena kalah cepat dengan media sosial, sehingga berita-berita yang sebenarnya berkualitas dan masyarakat perlu mendapatkan, (tapi akhirnya) masyarakat sudah terframing dengan berita-berita yang ada di medsos,” jelas dia. 

“Nah sehingga ini perlu menjadi perhatian Pak Kabid Humas (Kombes Budi) dan diskusi bagi teman-teman media insan pers yang ada di Polda Metro ini, bagaimana kemudian kita bisa menyikapi perkembangan yang sangat cepat ini," tambahnya.

Sementara itu, Ketua FWP Achmad Faruk dalam kesempatan tersebut menambahkan, media hadir menjadi pilar demokrasi yang memberikan sesuatu yang baik pada kepentingan publik.

“Untuk itu harapan besar di Hari Pers Nasional ini, di momentum ini mudah-mudahan meskipun media sosial terus membanjiri di platform-platform media, dengan berita-berita yang mungkin tidak berimbang, atau berita-berita hoaks, mudah-mudahan media tetap menjadi penjernih buat informasi dan tetap berpihak pada kepentingan publik,” pungkas Faruk.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya