Berita

Logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Ketua DPW PPP Kalteng Diberhentikan Usai Nyatakan Dukung Prabowo

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 21:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memberhentikan Awaludin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara mendadak beredar luas.

Dalam SK bernomor 0043/SK/DPP/W/II/2026, Awaludin digantikan oleh Pathurrahman yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Kalteng untuk mengisi sisa masa jabatan kepengurusan yang akan berakhir tahun ini.

Menariknya, SK pemberhentian itu beredar hanya sehari setelah DPW PPP Kalteng di bawah kepemimpinan Awaludin menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil). 


Dalam forum tersebut, PPP Kalteng merekomendasikan agar DPP PPP kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2029.

Wakil Sekretaris DPW PPP Kalteng, Yedi Syamsudin, membenarkan adanya SK DPP PPP tersebut. Namun ia mengaku terkejut dengan keputusan mendadak itu, lantaran tidak ada persoalan internal di tubuh DPW PPP Kalteng.

“Terus terang saya dan pengurus DPW lainnya kaget, kenapa tiba-tiba beredar SK tersebut, padahal selama ini tidak ada masalah apapun, kepengurusan DPW Kalteng masih solid di bawah kepemimpinannya,” ujar Yedi dalam keterangan resminya, Senin, 9 Februari 2026.

Yedi menambahkan, DPW PPP Kalteng baru saja sukses menyelenggarakan Rakorwil yang dihadiri seluruh jajaran pengurus, mulai dari DPW, DPC, hingga anggota DPRD PPP se-Kalteng. Bahkan kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PPP, Taj Yasin Maimoen.

“Kami baru saja selesai melaksanakan Rakorwil yang dihadiri 100 persen DPC PPP SeKalteng, Kader Eksekutif dan Legislatif PPP Se-Kalteng, Pengurus PH DPW PPP, bahkan acara dihadiri dan dibuka oleh Gus Taj Yasin Maimoen selaku Sekretaris Jenderal,” jelas Yedi.

Sementara itu, Awaludin Nur mengaku belum mengetahui adanya SK pemberhentian dirinya. Pasalnya, usai Rakorwil ia langsung bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.

“Saya belum mengetahui SK DPP tersebut, karena usai Rakorwil saya langsung berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umroh sekaligus ziarah ke makam Mbah Maimoen Zubair,” kata Awaludin.

Sebelumnya, Rakorwil DPW PPP Kalteng digelar dalam rangka memperkuat soliditas partai menghadapi Pemilu 2029, sekaligus penataan struktur dan penyusunan program yang sinergis dengan pemerintahan.

Rakorwil tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya memperkuat soliditas fungsionaris partai di semua tingkatan, mendorong anggota DPRD Fraksi PPP mendukung pembangunan daerah, serta mendukung penuh program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Program-program yang dimaksud meliputi Cetak Sawah, Swasembada Pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Kampung Haji. Selain itu, PPP se-Kalimantan Tengah secara resmi mengusulkan agar DPP PPP mendukung Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya