Berita

Mahfud MD. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Tim Reformasi Polri Bersiap Menghadap Presiden dalam Waktu Dekat

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 19:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil kajian Tim Percepatan Reformasi Polri sudah rampung, sehingga dalam waktu dekat bersiap untuk menghadap Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komite Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD, dalam Podcast Madilog melalui kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip pada Senin, 9 Februari 2026.

"Sekarang sudah selesai, substansi sudah selesai, tinggal penyisiran lagi redaksional. Tapi kalau sewaktu-waktu kami dipanggil Presiden, kami siap," ujar Mahfud.


Ia menegaskan, Tim Percepatan Reformasi Polri memang seharusnya terikat dalam waktu tertentu, untuk menyampaikan laporan hasil kerjanya kepada Presiden Prabowo.

"Kan awal kita harusnya laporan 3 bulan. Nah 3 bulan itu sekarang ini. Karena waktu itu kita dilantik tanggal 7 November. Tiga bulan itu sekitar (tanggal) 5-7 atau 7-15 (Februari 2026)," urainya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu memastikan, muatan dalam hasil kajian Tim Percepatan Reformasi Polri bersifat opsional, sehingga tidak mesti Presiden mengikuti hal-hal yang sifatnya usulan.

"Kami siap menyampaikan laporan apa yang kita diskusikan, yang sifatnya alternatif, karena finalnya di Presiden," demikian Mahfud menambahkan.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya