Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Ace Hasan soal Agus Widjojo: Tentara Reformis Penjaga Supremasi Sipil

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily mengenang Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo sebagai salah satu perwira TNI yang memiliki peran besar dalam gagasan negara demokrasi.

“Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo merupakan salah satu tentara reformis yang menyusun desain peran dan fungsi TNI dalam negara demokrasi di Indonesia. Pemikirannya mewarnai bagaimana peran TNI dalam sistem pemerintahan yang demokratis,” kata Ace Hasan kepada RMOL di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

Ace Hasan menegaskan, almarhum dikenal sebagai perwira TNI yang secara konsisten mendorong tegaknya supremasi sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Beliau salah satu perwira TNI yang mendorong supremasi sipil,” ujarnya.

Bagi Ace, Agus Widjojo juga dikenal sebagai pemikir yang berani menyampaikan kritik terhadap konsep dwifungsi ABRI yang berlaku pada era Orde Baru.

“Beliau sangat dikenal sebagai pemikir TNI yang sangat pemberani menyampaikan ide dan gagasannya tentang hubungan sipil-militer dan mengkritisi konsep Dwifungsi ABRI yang berlaku di era Orde Baru,” ungkap Ace.

Tak hanya sebagai pemikir, Agus Widjojo juga meninggalkan kesan mendalam saat menjabat sebagai Gubernur Lemhannas.

Menurut Ace, almarhum dikenal bersahaja dan mampu memimpin lembaga strategis tersebut dengan baik.

“Di Lemhannas selama menjadi Gubernur, beliau sangat dikenal bersahaja dan memimpin dengan baik,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Filipina, merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo meninggal dunia di usianya 78, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu malam, 8 Februari 2026, pukul 20.15 WIB.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya