Berita

Dialog Kebangsaan bertajuk “Interreligious Dialogue and Action” di Pacific Palace Hotel, Sungai Jodoh, Batam, Minggu, 8 Februari 2026. (Foto: Dokumentasi Stella Maris Batam)

Nusantara

Tokoh Lintas Agama Nyatakan Sikap soal Darurat Human Trafficking

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Status Batam sebagai garda terdepan jalur internasional kini berada dalam bayang-bayang kelam sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Menyadari posisi wilayahnya yang kian rawan menjadi titik sirkulasi perbudakan modern, para pemuka lintas agama mengambil sikap tegas dengan menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Interreligious Dialogue and Action” di Pacific Palace Hotel, Sungai Jodoh, Batam, Minggu, 8 Februari 2026. 

Forum yang diinisiasi oleh Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) Kevikepan Kepri, Keuskupan Pangkalpinang bersama Stella Maris Batam ini menjadi panggung perlawanan melalui tema krusial: "Sinergi Lintas Iman Memutus Mata Rantai Human Trafficking".


Direktur Stella Maris Batam, RP. Ansensius Guntur CS, yang akrab disapa Romo Yance, menyatakan bahwa perdagangan manusia adalah isu panas yang menuntut solusi konkret melalui peran aktif lembaga keagamaan.

"Salah satu yang menjadi solusi adalah bagaimana agama punya peran dalam menangani dan mengatasi masalah perdagangan orang,” kata Romo Yance dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

“Kita yakin semua agama pasti menjunjung tinggi yang namanya martabat manusia, dan perdagangan orang itu sendiri adalah merusak martabat manusia dan karena itu dibutuhkan peran agama untuk ikut terlibat aktif dalam menangani dan mengatasi ini," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PCNU Batam, KH. Dr. Muhammad Zainuddin, menekankan bahwa perdagangan manusia adalah kejahatan transnasional yang secara langsung merendahkan derajat manusia di titik terendah. 

"Semua agama memiliki tujuan yang mulia dalam rangka untuk memuliakan derajat manusia. Nah, untuk itu ada beberapa hal yang bisa merendahkan derajat manusia, di antaranya adalah human trafficking atau perdagangan manusia,” ucap Zainuddin. 

“Oleh karena itu, butuh kesepahaman, butuh kerja sama semua antar umat beragama agar bersama-sama bisa memerangi human trafficking ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menyamakan langkah bersama dalam rangka upaya untuk memberantas human trafficking. Terima kasih," sambungnya.

Kritik terhadap efektivitas penerapan nilai agama dalam tindakan nyata juga disuarakan oleh Penyelenggara Hindu Kemenag Batam, I Made Karmawan. Ia mengingatkan bahwa agama tidak boleh hanya berhenti sebagai bahan bacaan atau teks suci semata, melainkan harus menjadi fondasi kuat dalam setiap tindakan penegakan hukum dan perilaku sosial agar kekerasan dapat ditiadakan.

"Kami tokoh-tokoh umat beragama hanya bisa dalam kategori memberikan ajaran-ajaran sesuai dengan kitab suci kita masing-masing. Kembali kepada tim penegak hukum, kembali kepada manusianya, apakah agama itu hanya akan dijadikan sebagai dasar saja, atau sebagai bacaan saja, atau agama itu dijadikan sebagai dasar dalam melakukan tindakannya,” pungkas dia.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya