Berita

CEO Washington Post Will Lewis (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Global

CEO Washington Post Mundur Usai PHK Massal Jurnalis

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 12:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Will Lewis menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO sekaligus penerbit The Washington Post, hanya beberapa hari setelah surat kabar ternama Amerika Serikat (AS) itu mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan penutupan sejumlah departemen.

Ratusan karyawan terdampak dalam gelombang PHK tersebut. Beberapa unit bahkan dibubarkan, termasuk departemen olahraga dan buku. Manajemen juga menghentikan podcast Post Reports, mengurangi liputan internasional, serta memangkas cakupan berita metropolitan. Ke depan, The Post akan lebih fokus pada berita nasional, politik, bisnis, dan kesehatan.

Lewis menyatakan pengunduran dirinya dilakukan demi keberlanjutan perusahaan.


“Saya mundur untuk memastikan masa depan The Post yang berkelanjutan,” ujar Lewis dalam pernyataan tertulisnya, dikutip dari BBC, Senin 9 Februari 2026.

Posisi Lewis kini digantikan oleh Jeff D’Onofrio, yang sebelumnya menjabat Kepala Keuangan Washington Post. D’Onofrio menegaskan komitmennya menjaga warisan jurnalistik media tersebut.

“Saya merasa terhormat memimpin upaya mengamankan masa depan dan warisan institusi jurnalisme Amerika yang bersejarah ini,” kata D’Onofrio.

Namun, kepergian Lewis tak lepas dari kontroversi. Ia menuai kritik setelah terlihat menghadiri acara Super Bowl, sementara para karyawan baru saja menerima kabar PHK. Lewis bahkan disebut tidak hadir dalam panggilan internal yang mengumumkan pemangkasan tenaga kerja itu.

Editor eksekutif Matt Murray menjelaskan bahwa langkah sulit tersebut diambil karena kerugian finansial yang sudah berlangsung bertahun-tahun. “Kita harus menjadi lebih gesit dan menemukan cara kerja baru agar bisa memahami apa yang benar-benar diinginkan pembaca,” ujar Murray.

Masa jabatan Lewis sendiri memang penuh gejolak. Selain kerugian keuangan, ia juga terseret kontroversi lama terkait dugaan upaya menutupi skandal peretasan telepon di Inggris. Hubungannya dengan ruang redaksi pun memburuk, termasuk setelah ia disebut menekan agar media tidak meliput kasus yang menyeret namanya.

Serikat pekerja Washington Post Guild menyambut pengunduran diri Lewis dengan nada keras.

“Kepergian Will Lewis sudah lama ditunggu-tunggu. Warisannya adalah upaya menghancurkan institusi jurnalisme Amerika yang hebat,” tulis Guild. 

Mereka juga mendesak Jeff Bezos selaku pemilik agar membatalkan PHK atau menjual surat kabar tersebut kepada pihak yang mau berinvestasi pada masa depannya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya