Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menuturkan bahwa pegangan politik Bahlil saat ini tidak bisa dilepaskan dari dua sosok berpengaruh: mantan Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto.
Isu pecah kongsi antara Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, menurut Efriza, sengaja dibuat abu-abu oleh Bahlil pada tahun 2026 ini.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33
Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57
Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42