Berita

Ilustrasi

Politik

Bersih-bersih BUMN Wajib Perkuat Profesionalisme dan Daya Saing

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 09:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peringatan keras Presiden Prabowo Subianto atas kondisi tata kelola dan usaha Badan Usama Milik Negara (BUMN), disambut baik Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan.

Presiden RI Prabowo sebelumnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul mengingatkan kepada para mantan bos di perusahaan BUMN untuk bertanggung jawab atas kerugian negara yang mereka timbulkan. Prabowo meminta mereka untuk siap-siap jika dipanggil Kejaksaan Agung (Kejaksaan). 

“Kami mendukung Presiden Prabowo yang menegaskan komitmennya untuk menegakkan tata kelola yang bersih dan akuntabel di lingkungan BUMN. Setiap indikasi pelanggaran hukum, baik yang melibatkan pimpinan aktif maupun mantan pimpinan BUMN, harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Nasim Khan di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.


Nasim menjelaskan peringatan keras Presiden Prabowo kepada pimpinan maupun mantan pimpinan BUMN yang diduga terlibat praktik korupsi harus dipahami sebagai komitmen nyata negara dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. 
Menurutnya penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, transparansi, serta akuntabilitas proses.  

“Tata kelola yang buruk dan praktik korupsi di BUMN bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga menggerus kepercayaan publik. Karena itu, langkah tegas Presiden harus menjadi peringatan serius bagi siapa pun yang pernah atau masih memimpin BUMN,” tegasnya.

Terkait sejumlah BUMN yang mengalami penurunan kinerja atau pendapatan signifikan, Nasim menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi keuangan dan operasional masing-masing perusahaan. 

Penurunan kinerja tersebut, kata dia, tidak bisa dilihat secara tunggal, karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi ekonomi global, kebijakan sektor terkait, serta persoalan tata kelola internal perusahaan.

“Data dan angka kerugian harus disampaikan secara terbuka kepada publik setelah proses audit dan verifikasi selesai dilakukan oleh pihak berwenang. Transparansi ini penting agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh dan objektif,” jelas Nasim.

Legislator PKB asal Jawa Timur ini juga mendorong pemerintah untuk tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga melakukan transformasi dan restrukturisasi BUMN secara menyeluruh. 

“Transformasi BUMN harus diarahkan agar perusahaan-perusahaan negara menjadi lebih profesional, berdaya saing, sehat secara finansial, serta benar-benar berorientasi pada kinerja dan pelayanan publik. Inilah esensi dari bersih-bersih BUMN yang sesungguhnya,” tutup Nasim Khan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya