Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 2 Desember 2025 (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 09:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terdapat aset milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di luar wilayah Jawa Barat hingga luar negeri. Aset tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dana nonbudgeter Bank bjb.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik masih menelusuri aktivitas Ridwan Kamil, baik dalam kapasitasnya sebagai gubernur maupun sebagai individu, di dalam dan luar negeri. KPK juga mendalami kepemilikan aset-aset tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan nama pihak lain.

"Nah juga kami mendalami terkait dengan aset-aset ini. Tidak hanya di Jawa Barat, di wilayah lain juga terbuka kemungkinan di negara-negara lain," kata Budi kepada wartawan, Senin, 9 Februari 2026.


Saat ini, KPK telah memasuki klaster dua  dengan membidik Ridwan Kamil dalam pengembangan kasus dugaan korupsi dana iklan Bank bjb.

Penyidik telah menggeledah rumah Ridwan Kamil di Bandung pada 10 Maret 2025. Dari pemeriksaan itu menyita dokumen dan barang bukti elektronik (BBE), satu unit sepeda motor Royal Enfield, dan  satu unit mobil Mercedes-Benz

Selain itu, KPK menggeledah 11 lokasi lain dan menyita berbagai barang bukti berupa dokumen, deposito senilai Rp70 miliar, kendaraan roda dua dan empat, serta aset tanah dan bangunan.

Pada 13 Maret 2025, KPK menetapkan lima tersangka, yaitu:

1. Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama Bank bjb
2. Widi Hartono selaku Pimpinan Divisi Corsec Bank bjb
3. Ikin Asikin Dulmanan selaku Pemilik agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri
4. Suhendrik selaku Pemilik agensi BSC dan Wahana Semesta Bandung Ekspres
5. Sophan Jaya Kusuma selaku Pemilik agensi Cipta Karya Mandiri Bersama dan Cipta Karya Sukses Bersama

Pada periode 2021 hingga pertengahan 2023, Bank bjb mengalokasikan belanja promosi sebesar Rp409 miliar melalui enam agensi yang ditunjuk tidak sesuai dengan aturan pengadaan internal bank.

Rincian nilai kerja sama agensi:

PT CKMB: Rp41 miliar
PT CKSB: Rp105 miliar
PT AM: Rp99 miliar
PT CKM: Rp81 miliar
PT BSCA: Rp33 miliar
PT WSBE: Rp49 miliar

Dari total anggaran tersebut, hanya sekitar Rp100 miliar yang sesuai dengan pekerjaan riil. Setelah dikurangi pajak, negara mengalami kerugian sebesar Rp222 miliar.

Dana markup Rp222 miliar tersebut digunakan sebagai dana nonbudgeter Bank bjb berdasarkan kesepakatan antara para tersangka.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya