Berita

Ibu remaja di Palembang melapor setelah anaknya dibacok saat terjadi tawuran (Foto: Istimewa)

Nusantara

Anak Dibacok saat Tawuran, Ibu di Palembang Tuntut Pelaku Diproses Hukum

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 05:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang remaja berinisial AA (13) terpaksa dilarikan ke RSUD Bari Palembang, setelah menderita luka bacok serius di bagian kepala akibat serangan senjata tajam jenis celurit.

Tak terima atas musibah yang menimpa buah hatinya, sang ibu, Jellyani (36), resmi melaporkan insiden berdarah tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Sabtu 7 Februari 2026.

Di depan petugas SPKT Polrestabes Palembang, Jellyani mengatakan, peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Panca Usaha, tepatnya di sekitar SMKN 8 Palembang, Kelurahan 5 Ulu, Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.


Jellyani mengaku pertama kali mengetahui kondisi anaknya setelah mendapatkan kabar dari rekan-rekan korban.

"Ada teman putra saya datang ke rumah mengabarkan kalau putra saya kena bacok di bagian kepala. Saat itu sudah dibawa ke RSUD Bari," kata Jellyani dikutip dari RMOLSumsel.

Ketika tiba di rumah sakit, AA sedang dirawat di IGD. Dari keterangan putranya yang masih sadar, katanya ia dibacok oleh sekelompok orang yang sedang tawuran menggunakan celurit. 

"Usai dibacok, putranya langsung dibantu teman-temannya untuk menghentikan pendarahan dengan membalut kepalanya dengan pakaian," kata Jellyani

Setelah sempat dirawat di RSUD Bari, kata Jellyani, putranya dirujuk ke RSMH Palembang untuk menjalani tindakan operasi akibat luka bacok yang cukup serius di bagian kepalanya. 

"Saya berharap pelaku cepat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Jellyani.

Pamapta Polretabes Palembang Ipda Tamia Ramadhany membenarkan telah menerima laporan penganiayaan terhadap seorang remaja yang yang diduga dilakukan sekelompok orang. 

"Laporan sudah kami terima dan kami teruskan ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang untuk segera ditindak lanjuti," kata Tamia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya