Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Politik

Bahlil Tidak Lugas Dukung Prabowo 2 Periode karena Terbebani Jokowi

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 20:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia disinyalir masih terbebani jasa mantan Presiden Joko Widodo hingga tidak tegas mendukung Prabowo Subianto dua periode.

Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai, pernyataan Bahlil yang hanya memastikan Golkar mendukung Prabowo-Gibran sampai selesai masih ambigu, apakah satu periode atau berlanjut di Pilpres 2029.

"Bahlil secara personal punya insting kuat. Ia menyadari punya kedekatan erat dan loyal terhadap Jokowi. Ia menyadari bahwa posisinya tak bisa berbicara tanpa beban," ujar Efriza kepada RMOL, Minggu, 8 Februari 2026.


Menurut Efriza, Bahlil masih memilih posisi aman lantaran suhu politik menjelang Pemilu 2029 masih dinamis. Hal ini berbeda dengan PAN dan PKB yang lantang mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

"Narasi yang dibicarakan Bahlil amat sederhana, seolah normatif saja sebagai konsekuensi mengusung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024," tuturnya.

Lebih dalam lagi, Efriza meyakini ada beban politik yang sedang dirasakan Bahlil namun tidak diungkapkan gamblang. Terlebih Jokowi disinyalir menjadi sosok penting di balik karier politiknya hingga menjadi Ketum Golkar.

"Bahlil ditengarai memilih tidak menyatakan dengan lugas mengusung Prabowo dua periode, maupun berkomentar soal Gibran. Apalagi mengomentari keinginan Jokowi memasangkan Prabowo-Gibran dua periode," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya