Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. (Foto: Dok. Tim Hukum Nadiem)
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. (Foto: Dok. Tim Hukum Nadiem)
Pakar hukum pidana dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Fatahillah Akbar mencermati, kejaksaan sedang fokus membuktikan proyek ambisius tersebut bukanlah sekadar diskresi menteri, melainkan desain kebijakan koruptif sejak dalam pikiran.
“Ketika ditemukan kesepakatan melibatkan konflik kepentingan, maka kebijakan tersebut tidak lagi sejalan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AAUPB) dan berpotensi menjadi penyalahgunaan wewenang,” kata Akbar dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 8 Februari 2026.
Populer
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Selasa, 22 September 2026 | 02:21
Selasa, 22 September 2026 | 02:01
Selasa, 22 September 2026 | 01:42
Selasa, 22 September 2026 | 01:23
Selasa, 22 September 2026 | 01:01
Selasa, 22 September 2026 | 00:37
Selasa, 22 September 2026 | 00:26
Selasa, 22 September 2026 | 00:01
Senin, 21 September 2026 | 23:47
Senin, 21 September 2026 | 23:31