Berita

Riza Chalid. (Foto: Istimewa)

Politik

Publik Yakin Riza Chalid Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Publik yang mengikuti perkembangan kasus hukum meyakini keterlibatan Riza Chalid dalam dugaan korupsi tata kelola minyak.

Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat keyakinan publik terhadap keterlibatan buronan Kejaksaan Agung tersebut telah mencapai level yang sangat dominan.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa persentase masyarakat yang menyatakan percaya meningkat tajam dalam tiga bulan terakhir. 


"Kelompok yang menyatakan percaya melonjak menjadi 75,9% dari sebelumnya 66,2% pada Oktober 2025," kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk "Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara" secara virtual, Minggu 8 Februari 2026.

Sementara responden yang menyatakan sangat percaya berada di angka 11,4%. Jika diakumulasikan, terdapat 87,3% atau hampir seluruh bagian dari masyarakat yang mengetahui kasus ini meyakini bahwa Riza Chalid terlibat dalam skandal tersebut.

Data mencatat kenaikan signifikan pada jumlah warga yang mengetahui status hukum Riza Chalid. Pada Oktober 2025, awareness publik berada di angka 39,4%, namun kini meningkat menjadi 44,5% pada Januari 2026.

Di sisi lain, jumlah masyarakat yang meragukan keterlibatan pengusaha tersebut terus mengalami penyusutan hingga ke titik terendah. Responden yang menyatakan "Kurang Percaya" hanya tersisa 7,6%.

Sementara Kelompok yang menyatakan "Tidak Percaya Sama Sekali" berada di angka yang sangat kecil, yakni hanya 0,7%. 

Kata Burhanuddin, tingginya angka keyakinan publik yang mencapai hampir 90 persen ini mencerminkan ekspektasi besar masyarakat terhadap langkah tegas Kejaksaan Agung dalam menuntaskan kasus tersebut.

Survei ini dilakukan pada dalam kurun 15-21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun

Adapun proses pengambilan data dalam survei itu dilakukan dengan metode wawancara secara langsung, dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya