Berita

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Survei: Publik Percaya Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Chromebook

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang saat ini sedang diusut oleh Kejaksaan Agung menjadi perhatian publik.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan bahwa mayoritas masyarakat yang mengetahui kasus tersebut menaruh kepercayaan besar pada kinerja Kejaksaan Agung.

Berdasarkan data survei terbaru, kata Burhanuddin, sebanyak 43,8% responden menyatakan tahu atau pernah mendengar kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang sedang diusut oleh Kejaksaan Agung. 


Angka ini meningkat dari periode 20-27 Oktober 2025 yang sebelumnya berada di level 35,5%.

Di antara kelompok masyarakat yang sudah mengetahui informasi mengenai kasus tersebut, dipaparkan Burhanuddin, terdapat optimisme yang kuat bahwa proses hukum akan berjalan hingga tuntas.

“Mayoritas responden, yakni sebesar 67,4%, menyatakan percaya bahwa Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk "Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara" secara virtual, Minggu 8 Februari 2026.

Rinciannya, kata Burhanuddin, terdiri dari 60,2% responden yang menyatakan percaya dan 7,2% responden yang menyatakan sangat percaya.

Sebaliknya, responden yang menyatakan kurang percaya sebesar 22,8% dan yang tidak percaya sama sekali hanya sebesar 6,5%.

Survei ini dilakukan pada dalam kurun 15-21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun

Adapun proses pengambilan data dalam survei itu dilakukan dengan metode wawancara secara langsung, dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya