Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bahlil Tak Blak-blakan Dukung Prabowo-Gibran di 2029, Main Aman?

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, tidak tegas menyatakan dukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di pemilihan umum (Pemilu) 2029, usai mantan Presiden Joko Widodo menyampaikan hal serupa.

Dia justru hanya memastikan akan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga selesai, tanpa menyebutkan waktunya.

Pernyataan seperti itu telah disampaikan Bahlil beberapa kali, termasuk usai menghadiri kegiatan Training of Trainer anggota Parlemen MPR RI Fraksi Golkar, di Kantor DPP pada Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Jumat kemarin, 6 Februari 2026.


"Golkar sebagai partai politik yang mengusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Mas Gibran, konsekuensi daripada partai yang telah mengusung, harus mendukung sampai selesai," ujar Bahlil dikutip redaksi Minggu, 8 Februari 2026.

Menteri Enegeri dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan, sejak dirinya terpilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI Golkar pada Agustus 2024, sudah menyampaikan siap mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga usai.

"Apalagi Golkar dalam keputusan Munas-nya itu mendukung pemerintahan. Yang namanya pemerintahan itu adalah Presiden dan Wakil Presiden. Nama Presiden kita adalah Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden. Ya kita dukung mereka sampai selesai, ya," tambahnya.

Jokowi pada saat diwawancasra di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, menyampaikan akan tetap mendukung Prabowo-Gibran untuk 2 periode, saat merespon isu Gibran akan menjadi calon presiden (capres) di Pemilu 2029.

"Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah itu saja," kata ayah Gibran itu pada 30 Januari 2026 lalu.
 
Pernyataan Bahlil dinilai ambigu oleh pengamat politik Citra Institute, Efriza. Pasalnya, dia menduga Ketua Umum Partai Golkar itu sudah terlalu banyak membuat blunder politik di masa pemerintahan Presiden Prabowo.

"Blunder pernyataan Bahlil sudah banyak, sehingga dia kini tengah bermain aman, termasuk persoalan Pemilu 2029, ogah eksplisit menyatakan dukungan dua periode Prabowo-Gibran seperti Jokowi," tuturnya saat dihubungi Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 8 Februari 2026.

Menurutnya, Golkar dan utamanya Bahlil telah diasosiasikan sebagai orangnya Jokowi, sehingga tak menutup kemungkinan akan ada manuver untuk meloloskan kepentingan Dinasti Solo.

"Bukan tidak mungkin nanti akan ada upaya menjadikan Gibran sebagai capres, Hanya sekarang, karena Bahlil di pemerintahan Presiden Prabowo, maka dia main aman agar tidak disingkirkan dari Kabinet," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya