Berita

Presiden Prabowo Subianto di Mujahadah Kubro NU, Malang (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Di hadapan Nahdliyin, Prabowo Janji Tidak Akan Mundur Setapak Pun Lawan Korupsi

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi yang merugikan kekayaan negara dan rakyat Indonesia. 

Komitmen itu disampaikan saat berpidato di acara Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu pagi, 8 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkap bahwa sejak menjabat sebagai Presiden, dirinya mempelajari berbagai data dan fakta terkait kondisi kekayaan nasional. 


Menurutnya Indonesia dianugerahi sumber daya yang sangat besar, tetapi pengelolaannya masih menghadapi tantangan serius.

“Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang luar-luar-luar biasa. Tapi di mana-mana saya sampaikan, masalahnya adalah apakah elit bangsa Indonesia pandai menjaga kekayaan tersebut," ujarnya di hadapan Nahdliyin.

Disebutkan Prabowo, banyak kekayaan negara yang hilang akibat praktik penyimpangan. Menurutnya persoalan tersebut merupakan tantangan besar yang harus dihadapi bersama demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri. Terlalu banyak kekayaan Indonesia yang hilang dari tanah kita. Terlalu banyak kekayaan kita yang dibawa lari ke luar negeri," ujar Prabowo. 

Kepala Negara menegaskan pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas dalam memberantas berbagai bentuk korupsi, penipuan, dan manipulasi terhadap kekayaan rakyat. 

"Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya dan pemerintah yang sebelumnya tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, segala bentuk manipulasi, segala bentuk penggalungan atas kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun," tegasnya. 

Menurut Prabowo, besarnya harapan masyarakat menjadi energi moral sekaligus pengingat bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang berkeadilan dan berkemakmuran

Dia yakin Indonesia memiliki potensi sumber daya yang sangat besar untuk menopang kesejahteraan rakyat. Namun, menurutnya, potensi tersebut hanya dapat dirasakan secara merata apabila dikelola dengan baik.

"Dan apabila kita berani, apabila kita pandai, apabila kita bertekad, insya Allah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat Indonesia hidup dalam keadaan sejahtera," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya