Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: RMOL)

Politik

Prabowo Jangan Ragu Sikat 9 Naga

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 03:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto jangan ragu-ragu untuk mengambil alih kekayaan sumber daya alam alias SDA Indonesia dari oligarki.

Demikian harapan Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu 8 Februari 2026.

"Kelola penuh (SDA) oleh negara, gunakan untuk sumber pemasukan APBN, pergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," kata Khozinudin.


Kekayaan alam Indonesia, kata Khozinudin, jangan hanya menyejahterakan Anthony Salim, Aguan dan konco-konconya. 

"SDA Indonesia bukan diproduksi oleh oligarki, melainkan karunia Allah SWT," kata Khozinudin.

Dalam Islam, lanjut Khozinudin, kekayaan SDA itu milik bersama, milik umum (al Milkiyatul Ammah), bukan milik pribadi atau korporasi. 

"Syariah Islam, telah mewajibkan negara selaku wakil publik, untuk mengelola SDA dan mengembalikan (manfaatnya) kepada publik," kata Khozinudin.

Mekanisme teknisnya, SDA wajib dikelola oleh BUMN. Bukan oleh korporasi swasta, asing maupun aseng. Sebab, saat dikelola BUMN, hasilnya akan menjadi pemasukan APBN, dan dipergunakan untuk membiayai program pelayanan bagi rakyat.

"Tunggu apa lagi tuan Presiden, sikat segera 9 Naga. Nasionalisasi seluruh aset SDA Indonesia yang dikelola mereka. Kembalikan kepada rakyat, melalui BUMN pengelola untuk kepentingan negara," pungkas Khozinudin. .

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya