Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Korupsi Era Jokowi, Simbiosis Parasitisme Pengusaha-Penguasa

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 02:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Korupsi era Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi merupakan simbiosis parasitisme antara pengusaha dan penguasa. 

Demikian penilaian Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu 8 Februari 2026.

"Jokowi menjadikan APBN sebagai sarana untuk memindahkan duit dari kantong rakyat ke kantong pengusaha, melalui pungutan pajak dan proyek negara yang melayani kepentingan oligarki," kata Khozinudin.


Kekayaan sumber daya alam alias SDA Indonesia, menurut Khozinudin, tidak menyumbang APBN, melainkan hanya menjadikan pundi-pundi oligarki 9 Naga makin tumpah ruah dan menjadikan mereka makin kaya raya. 

"Lahan sawit merupakan salah satu lahan bancakan mereka," kata Khozinudin.

Sementara sektor tambang, terutama nikel, timah dan batubara, sudah tak terhitung lagi perannya menjadikan mereka makin kaya raya.

Semestinya penguasa 9 Naga tersebut, kata  Khozinudin, membantu negara. Bukan menjadi parasit dan merongrong negara untuk menyejahterakan rakyatnya. 

"Seharusnya bisnis mereka hanya mencari untung dari melayani kebutuhan rakyat, bukan merampas hak rakyat," kata Khozinudin.

Sektor SDA, semestinya full dikelola negara dan digunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat. 

"Bukan dikuasai oligarki dan dirampok untuk menambah pundi-pundi kekayaan mereka," pungkas Khozinudin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya