Berita

RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: Dinas LH DKI Jakarta)

Nusantara

Aktivitas Warga Sekitar Tak Terganggu Operasional RDF Plant Rorotan

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 23:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga RW 07 Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, yang jaraknya sekitar 700 meter dari refuse derived fuel (RDF) Plant Rorotan, menyatakan dukungannya dengan sikap terbuka, kritis, dan penuh kepedulian.

Ketua RW 07 Kelurahan Rorotan, Idil Adha mengatakan, warga pada prinsipnya mendukung keberadaan dan operasional RDF Plant Rorotan, selama pengelolaannya dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan terus dievaluasi.

Ia mengakui, pada beberapa kesempatan saat awal commisioning warga sempat mencium bau dari aktivitas fasilitas tersebut. Namun, menurutnya, kondisi itu tidak berlangsung lama dan tidak terjadi secara terus-menerus. DLH juga telah melakukan perbaikan dengan penambahan alat.


“Kekhawatiran warga itu wajar, mulai dari isu kualitas udara, kesehatan, kemacetan, sampai dampak terhadap lingkungan sekitar,” kata Idil dalam keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026.

Meski demikian, warga RW 07 memahami bahwa RDF Plant Rorotan memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan sampah Jakarta yang kian kompleks. Kehadiran fasilitas ini dinilai memberikan manfaat nyata, baik bagi sistem pengelolaan sampah kota maupun bagi masyarakat sekitar.

“Kami melihat pengelolaan sampah jadi lebih dekat dan tidak sepenuhnya bergantung pada TPST Bantargebang yang jaraknya cukup jauh," kata Idil.

Idil menambahkan, hingga saat ini aktivitas sosial dan ekonomi warga RW 07 tetap berjalan normal. Operasional RDF Plant Rorotan tidak mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat, bahkan dinilai berpotensi memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

“Kalau persoalan sampah bisa ditangani lebih dekat, tentu pengangkutan jadi lebih efisien, baik dari sisi energi maupun biaya. Ini yang membuat RDF Plant menjadi fasilitas yang penting bagi Jakarta ke depan,” kata Idil.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya