Berita

Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo melaporkan penerimaan gratifikasi berupa satu unit iPhone 17 Pro Max dan tongkat Kapolres kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Dokumentasi Polres Tangsel)

Presisi

Masyarakat Apresiasi Kapolres Tangsel yang Laporkan Gratifikasi iPhone dan Tongkat ke KPK

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 14:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo melaporkan penerimaan gratifikasi berupa satu unit iPhone 17 Pro Max dan tongkat Kapolres kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aksi transparan ini mendapat respons positif dari masyarakat, yang mengapresiasi integritas dan kejujuran AKBP Boy. Sebelumnya, Boy pernah menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Korupsi Ahli Madya di Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK.

Berdasarkan penelusuran RMOL pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Sabtu 7 Februari 2026,  AKBP Boy terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 15 Januari 2026 untuk periode 2025. 


Total harta kekayaannya saat ini tercatat sebesar Rp1,578 miliar.

Harta tersebut mencakup tiga bidang tanah dan bangunan:

188 m²/36 m² di Kabupaten/Kota Banjar senilai Rp155 juta
105 m²/100 m² di Kota Tangerang Selatan hasil sendiri senilai Rp1,26 miliar
682 m²/120 m² di Kabupaten/Kota Banjarbaru hasil sendiri senilai Rp480 juta

Selain itu, Boy memiliki empat kendaraan senilai total Rp712,5 juta, antara lain: Yamaha Mio 2018 Rp4,5 juta; Suzuki 6G5VX/JIP 2022 Rp385 juta; Daihatsu Feroza 1994 Rp33 juta; dan Hyundai Creta Prime 2023 Rp290 juta.

Harta bergerak lain tercatat senilai Rp90,9 juta, kas dan setara kas Rp74,565 juta, serta harta lainnya Rp265,067 juta. AKBP Boy juga memiliki utang sebesar Rp1,46 miliar.

Dengan demikian, total harta kekayaannya mencapai Rp1,578 miliar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya