Berita

Serangan ISIS di masjid Syiah Imambargah Khadija Tul Kubra, Islamabad, Jumat 6 Februari 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Al-Jazeera)

Global

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 31 orang tewas dan hampir 170 lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri di masjid Syiah Imambargah Khadija Tul Kubra, Islamabad, Jumat 6 Februari 2026. 

Ini menjadi aksi teror paling mematikan di ibu kota Pakistan dalam lebih dari satu dekade, terjadi saat jemaah baru memulai salat Jumat.

Kelompok ISIS secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui pernyataan di kanal Telegram mereka. ISIS juga merilis foto yang disebut memperlihatkan pelaku membawa senjata, meski kebenaran foto tersebut masih belum terverifikasi.


Menurut polisi, pelaku sempat melepaskan tembakan di gerbang masjid sebelum meledakkan diri setelah dihentikan petugas keamanan. Ledakan terjadi di barisan belakang jemaah. Gambar dari lokasi menunjukkan korban bergelimpangan di lantai masjid, sementara puluhan lainnya tergeletak di taman kompleks menunggu pertolongan.

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara tembakan, disusul ledakan besar beberapa detik kemudian. Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyebut pelaku memiliki riwayat perjalanan ke Afghanistan, serta menuduh India berada di balik serangan itu, klaim yang langsung dibantah keras oleh pemerintah India.

Di rumah sakit terbesar Islamabad, keluarga korban memenuhi lorong sambil menunggu kabar. Seorang penyintas, Sarfraz Shah, mengatakan adiknya termasuk di antara korban tewas. 

“Orang-orang terlempar ke mana-mana, asap tebal, lalu darah di mana-mana,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Sabtu 7 Februari 2026.

Pejabat kota Islamabad, Irfan Memon, memastikan 31 orang meninggal dunia dan jumlah korban luka terus bertambah. Saat kejadian, ibu kota memang sedang dalam status siaga tinggi karena kunjungan Presiden Uzbekistan. Meski jarang terjadi di Islamabad, serangan ini menegaskan kembalinya ancaman militan, khususnya terhadap minoritas Muslim Syiah, yang kerap menjadi target ISIS.

Kelompok Syiah merupakan minoritas di Pakistan yang mayoritas Sunni dan telah lama menjadi sasaran kekerasan sektarian, termasuk oleh ISIS dan kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP). Pemerintah Afghanistan turut mengecam serangan ini, sementara Pakistan kembali menyoroti meningkatnya militansi di kawasan perbatasan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya