Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa di Zona Hijau: Kongsberg Meroket, Stellantis Cetak Rekor Penurunan

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berhasil bangkit pada penutupan pekan ini, Jumat 6 Februari 2026 waktu setempat, dengan kenaikan indeks STOXX 600 sebesar 0,9 persen ke level 617,12. 

Meski sempat fluktuatif di awal sesi, tren hijau merambat ke bursa-bursa utama seperti DAX Jerman yang naik 0,94 persen, FTSE Inggris 0,59 persen, dan CAC Prancis 0,43 persen. 

Secara keseluruhan, bursa Eropa menutup pekan dengan akumulasi penguatan 1 persen.


Dinamika pasar hari ini diwarnai oleh kontradiksi tajam antar sektor. Sektor pertahanan menjadi primadona setelah Kongsberg melonjak 15,6 persen berkat laba yang melampaui ekspektasi dan pesanan senjata baru dari Jerman serta Swedia. 

Di sisi lain, sektor otomotif justru terpuruk akibat anjloknya saham Stellantis sebesar 25,2 persen, rekor penurunan terdalamnya, setelah perusahaan melaporkan beban besar akibat pemangkasan rencana kendaraan listrik.

Sentimen teknologi juga menjadi sorotan utama. Meski saham sektor teknologi perlahan naik 1,2 persen pada hari ini, sektor ini mencatat kinerja mingguan terburuk dalam 11 pekan terakhir. 

Investor global mulai mengantisipasi pergeseran peta persaingan akibat kehadiran alat AI (Kecerdasan Buatan) terbaru. Ada semacam dislokasi pasar: permintaan perangkat keras (memori) melonjak berkat AI, namun di sisi lain, perusahaan perangkat lunak tradisional mulai merasa terancam.

Di sektor kesehatan dan perbankan, pergerakan saham terpantau variatif. Novo Nordisk menguat 5,3 persen merespons tindakan tegas otoritas AS terhadap obat tiruan, sementara bank Prancis Societe Generale justru melemah 2,2 persen karena lesunya pendapatan perdagangan investasi mereka. 

Di tengah data industri Jerman yang masih lesu, investor kini lebih fokus menimbang laporan keuangan emiten serta arah kebijakan suku bunga Bank Sentral Eropa.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya