Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PDIP: Apa yang Terjadi di NTT suatu Tamparan Kemanusiaan

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 02:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDIP menyoroti kasus tragis seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang nekat mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pulpen untuk sekolah.

Menurut Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, peristiwa tersebut merupakan tamparan keras bagi kemanusiaan sekaligus bukti bahwa fungsi dasar negara di bidang pendidikan belum dijalankan secara merata.

“Apa yang terjadi di NTT menunjukkan suatu tamparan kemanusiaan yang paling dalam bahwa fungsi dasar negara di bidang pendidikan misalnya itu belum merata, belum dapat dijalankan,” ujar Hasto kepada wartawan di GBK, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.


Ia menegaskan, tidak seharusnya ada anak bangsa yang kehilangan harapan hidup hanya karena keterbatasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dasar.

“Ketika terjadi seorang anak harus bunuh diri hanya gara-gara tidak bisa membeli alat tulis, itu betul-betul menggugah kesadaran kita tentang fungsi dasar tidak boleh dikomersialkan,” tegasnya.

Hasto menambahkan, fungsi dasar negara seperti pendidikan, kesehatan, dan penghidupan yang layak harus menjadi skala prioritas utama, melampaui kepentingan lain termasuk kontestasi elektoral.

“Fungsi dasar negara di bidang pendidikan, kesehatan, penghidupan yang layak itu harus menjadi skala prioritas kita di antara yang lain termasuk juga sekadar kontestasi elektoral. Itu yang menjadi skala prioritas dari PDI Perjuangan,” pungkasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya