Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bahlil: Demokrasi Kita Kebablasan, Abis Pilkada Pada Ribut

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Bahlil menyinggung soal sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung yang dinilai memicu perpecahan di masyarakat.

"Menurut saya demokrasi ini kebablasan. Akhirnya apa? Merusak sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara," kata Bahlil.


"Tadinya kita duduk bicara di kampung bisa, habis Pilkada orang di pinggir-pinggir ribut. Pertanyaannya adalah, apakah kita mau lanjut dengan cara-cara ini?" sambungnya Bahlil.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan, Golkar punya prinsip menjaga nilai-nilai Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Sehingga dalam merumuskan mekanisme demokrasi juga harus berpatokan pada dua dasar negara tersebut.

"Sudah tahu kita masuk di lubang jurang, masih pula kita melompat jurang bersama. Menurut saya, penting untuk kita merenung bersama. Kata Ebiet, tanyakan kepada rumput yang bergoyang," katanya. 

Oleh karena itu, Bahlil menyatakan Fraksi Partai Golkar di DPR maupun MPR harus merumuskan langkah demokrasi apa yang paling tepat dan layak untuk Indonesia. 

"Dalam konteks demokrasi dan keadilan, tujuan kita berbangsa bernegara adalah kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, kesetaraan, marwah negara," tutup Bahlil.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya