Berita

Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

Pembiayaan Berkelanjutan BNI Tembus Rp197 Triliun, Setara 22% Total Kredit 2025

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 18:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembiayaan berkelanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sepanjang tahun 2025 mencapai Rp197 triliun atau setara 22 persen dari total kredit BNI.

Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar mengatakan, portofolio pembiayaan berkelanjutan disalurkan ke berbagai sektor strategis, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam dan penggunaan lahan, hingga pengelolaan air dan limbah.

"Capaian ini mencerminkan komitmen BNI dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan," ujar Alexandra dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 Februari 2026.


Sepanjang 2025, BNI memperkuat implementasi keberlanjutan melalui tiga pilar keberlanjutan yang tertuang dalam ESG Blueprint, yakni Sustainable Finance, Corporate Sustainability, serta Inclusion & Resilience.

Ketiga pilar tersebut mengintegrasikan kerangka ESG dengan lima pilar keberlanjutan BNI sebagai fondasi penerapan prinsip ESG secara menyeluruh di seluruh lini bisnis.

Dari sisi pembiayaan, BNI terus memperluas portofolio berkelanjutan melalui pengembangan skema Sustainability-Linked Loan (SLL) dan green financing. Skema ini dirancang untuk mendorong peningkatan kinerja ESG debitur sekaligus mendukung upaya penurunan emisi menuju target Net Zero Emission pada 2060.

Komitmen keuangan berkelanjutan BNI juga tercermin dari penerbitan sustainability bond senilai Rp5 triliun pada 2025 yang memperoleh peringkat idAAA, serta green bond Rp5 triliun pada 2022.

Dana hasil penerbitan instrumen tersebut dialokasikan untuk pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial sesuai standar nasional dan internasional.

Selain pembiayaan, BNI memperkuat peran advisory kepada debitur dalam proses transisi menuju praktik usaha berkelanjutan. Perseroan meluncurkan ESG advisory playbook untuk subsektor kelapa sawit dan menjadikan BNI sebagai bank pertama di Indonesia yang menyusun panduan tersebut.

Di sisi operasional, BNI menerapkan konsep zero waste to landfill (ZWTL) dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) di lima kantor pusat. Sepanjang 2025, perseroan berhasil mendaur ulang 611,5 ton limbah padat atau setara 100% dari total limbah padat yang dihasilkan. 

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya BNI menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional," tegas Alexandra.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya