Berita

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal. (Foto: Istimewa)

Politik

Dino Tak Terlalu Optimistis Board of Peace Berhasil

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengaku tidak menaruh optimisme besar terhadap keberhasilan Board of Peace (BoP) untuk Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam situasi global saat ini. 

Namun demikian, ia menilai masih ada celah kecil yang patut terus diperjuangkan demi kemerdekaan Palestina.

“Dalam suasana sekarang, maaf, saya tidak terlalu optimis BoP akan berhasil. Tapi dalam Resolusi DK PBB 2803, di butir 2, ada secuil peluang yang membawa hembusan angin untuk Palestina merdeka,” ujar Dino lewat akun X miliknya, Jumat, 6 Februari 2026.


Ia menegaskan, peluang kecil itu hampir pasti akan dihadang oleh Israel. Karena itu, menurut Dino, peluang tersebut justru harus terus ditiup dan diperjuangkan melalui berbagai jalur, termasuk BoP dan mekanisme diplomatik lainnya.

Dino juga mengungkapkan kedekatan personal dan profesionalnya dengan Presiden Prabowo Subianto yang telah terjalin selama tiga dekade, sejak dirinya masih menjadi diplomat muda dan Prabowo bertugas di Kopassus.

Hubungan tersebut, lanjut Dino, tetap ia jaga ketika Prabowo berada di berbagai posisi politik, mulai dari capres, oposisi, hingga menjabat Menteri Pertahanan dan kini Presiden RI. Dalam hubungan itu, Dino menegaskan dirinya tidak pernah ragu menyampaikan pandangan secara terbuka dan jujur.

“Saya tidak pernah ragu menyampaikan pandangan apa adanya kepada beliau, termasuk kemarin sewaktu di Istana,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dino juga secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya jika Indonesia harus membayar Rp17 triliun untuk menjadi anggota permanen BoP. Sikap itu, menurutnya, dicatat langsung oleh Presiden.

Menutup pernyataannya, Dino menegaskan prinsip yang selalu ia pegang dalam ruang publik dan relasi kekuasaan.

“Prinsip saya dalam ruang publik adalah: speak truth to power, speak truth to the people, wisdom without fear,” tandasnya.

Menurut Dino, menyampaikan kebenaran kepada penguasa maupun kepada publik sama-sama membutuhkan integritas, kejujuran, dan keberanian, meski pandangan tersebut tidak selalu disukai semua pihak.


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya