Berita

PM Australia Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026 (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Ajak Australia Investasi di Sektor Hilirisasi Mineral Kritis Indonesia

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengajak Australia memperkuat kemitraan ekonomi melalui investasi di sektor hilirisasi mineral kritis Indonesia. 

Ajakan tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026. 

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia membuka peluang bagi Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis, termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas.


“Saya juga mengundang Australia untuk berinventasi di sektor hilirisasi mineral kritis indonesia termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas," ujarnya.

Agar kerja sama berjalan seimbang dan saling menguntungkan, Prabowo juga mendorong perusahaan nasional untuk memperluas investasi di sektor mineral kritis Australia.

"Kami juga mendorong perusahaan indonesia untuk berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis australia,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menekankan kesiapan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjajaki peluang kerja sama investasi strategis dengan berbagai mitra di Australia. 

“Danantara siap bekerja sama dengan para mitranya di Australi untuk menjajaki peluang co-investment dan dalam berbagai bentuk kemitraan lainnya," tegasnya. 

Selain sektor mineral, kedua pemimpin juga membahas penguatan kerja sama di bidang pertanian guna memperkuat ketahanan pangan nasional. 

“Dalam pertemuan hari ini saya dan PM Albanese juga membahas berbagai agenda prioritas bersama di bidang pertanian saya mengundang pihak Australia untuk mengembangkan joined venture di sektor pertanian di kedua negara guna mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan kita," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya