Berita

Logo KPK. (Foto: RMOL)

Hukum

Rakyat Dukung OTT KPK Tapi Jangan Tebang Pilih

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota DPR RI Benny K Harman menegaskan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menggunakan metode operasi tangkap tangan (OTT) untuk menjerat para pelaku korupsi. 

Menurut politikus Partai Demokrat itu, langkah tersebut masih relevan dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.

“Kita dukung KPK menggunakan metode OTT untuk menjerat para koruptor. Pasti rakyat dukung,” ujar Benny lewat akun X miliknya, Jumat, 6 Februari 2026.


Meski demikian, Benny mengingatkan agar KPK lebih cermat dalam menetapkan prioritas pelaksanaan OTT. Ia menilai penting bagi KPK untuk menentukan secara jelas kementerian dan lembaga negara mana yang menjadi sasaran penindakan.

“Namun perlu ditetapkan prioritas, OTT digunakan di kementerian dan lembaga negara apa saja,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya konsistensi dan keadilan dalam penegakan hukum. Ia mengingatkan agar KPK tidak melakukan tebang pilih dalam menjalankan OTT.

“Jangan tebang pilih,” tegas Benny.

Lebih jauh, ia menyoroti kecenderungan OTT yang kerap menyasar pejabat atau elite di level menengah ke bawah. Menurutnya, publik justru menanti keberanian KPK untuk menindak elit di level pengambil keputusan tertinggi.

“Jangan hanya menyasar elit menengah ke bawah, tapi juga elit di top management. Itu yang dinantikan,” pungkasnya.

Benny berharap KPK tetap menjadi harapan publik dalam pemberantasan korupsi dengan langkah-langkah yang tegas, adil, dan menyentuh aktor utama kejahatan korupsi di lingkar kekuasaan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya