Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dokumen RMOL)

Bisnis

Ekonomi Indonesia 2025: Tumbuh Agresif, Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja Baru

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepanjang tahun 2025, mesin ekonomi Indonesia terbukti tidak hanya sekadar tumbuh secara angka, tetapi juga berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa tren positif ini telah membuka pintu bagi sekitar 1,3 juta lapangan kerja baru di tanah air.

"Pertumbuhan tersebut kan menciptakan lapangan pekerjaan itu sekitar 1,3 juta sehingga ada tambah orang yang bekerja,” tutur Airlangga di kantornya di Jakarta, dikutip Jumat 6 Februari 2026.


Loncatan ini bukan tanpa alasan. Ekonomi melonjak 5,39 persen di kuartal IV, sehingga secara total tahunan tumbuh 5,11 persen. 

Airlangga menyebut performa ini merupakan yang tertinggi dalam empat kuartal terakhir, sekaligus menempatkan Indonesia pada posisi yang relatif lebih stabil dibandingkan banyak negara lain.

Kunci dari ketangguhan ini terletak pada sektor-sektor strategis. Industri manufaktur, misalnya, mampu berekspansi hingga 5,4 persen dan menjadi motor penggerak utama. Tidak ketinggalan, sektor pertanian juga menunjukkan kebangkitan yang signifikan. Gabungan antara industri, perdagangan, dan pertanian kini menyokong lebih dari 40 persen PDB Indonesia.

Airlangga menilai, keberhasilan menyerap jutaan tenaga kerja ini juga merupakan buah dari berbagai "umpan" stimulus yang dilemparkan pemerintah. Mulai dari insentif PPN DTP hingga kebijakan pajak penghasilan (PPh) yang ditanggung pemerintah bagi pekerja bergaji di bawah Rp10 juta, semuanya dirancang untuk menjaga daya beli sekaligus mendorong ekspansi dunia usaha.

Namun, di balik rapor hijau tersebut, pemerintah tetap mawas diri. Airlangga mengakui adanya tantangan besar dalam meningkatkan rasio penerimaan negara. Pihaknya kini tengah berkoordinasi intensif dengan Menteri Keuangan untuk mengoptimalkan sistem coretax agar pendapatan pajak tidak hanya jalan di tempat.

Menutup keterangannya, Airlangga optimistis bahwa dengan menjaga ritme ekspansi di sektor-sektor kunci dan melanjutkan stimulus yang tepat sasaran, momentum penyerapan tenaga kerja ini akan terus berlanjut di masa depan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya