Berita

Ilustrasi (Gemini AI)

Bisnis

Rio Tinto Batalkan Rencana Merger dengan Glencore

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan tambang raksasa asal Australia, Rio Tinto, resmi membatalkan pembicaraan merger dengan pesaingnya, Glencore, karena kedua perusahaan tidak berhasil mencapai kesepakatan yang dinilai memberikan nilai cukup bagi para pemegang saham.

Dikutip dari 9News, Jumat 6 Februari 2026, sejak Januari lalu, Rio Tinto - perusahaan Inggris-Australia - dan Glencore yang berbasis di Swiss telah menjajaki rencana merger. Jika terwujud, penggabungan ini akan melahirkan perusahaan tambang terbesar di dunia dengan nilai sekitar 300 miliar Dolar Australia. Kedua perusahaan juga sama-sama memiliki operasi tambang besar di Australia.

Dalam pernyataan resminya, Rio Tinto menyebut tidak tercapainya kesepakatan disebabkan oleh kegagalan menyusun skema merger yang mampu memberikan nilai optimal bagi pemegang sahamnya. Sementara Glencore menyatakan bahwa Rio Tinto tidak menawarkan premi yang cukup besar untuk mengambil alih kendali penuh dalam merger tersebut.


Glencore juga mengungkapkan bahwa Rio Tinto bersikeras ingin memegang kewenangan dalam menentukan posisi ketua dewan dan direktur utama, sebuah syarat yang dinilai tidak menguntungkan bagi pemegang saham Glencore. Karena itu, Glencore menyimpulkan bahwa rencana akuisisi tersebut tidak sejalan dengan kepentingan investornya.

Sebelumnya, kedua perusahaan juga sempat melakukan pembicaraan serupa pada tahun lalu, namun berakhir tanpa kesepakatan. 

Glencore sendiri merupakan produsen batu bara terbesar di Australia, dengan operasi di New South Wales dan Queensland, serta tambang tembaga, seng, timbal, nikel, dan kobalt di berbagai wilayah Australia. Sementara Rio Tinto memiliki operasi tambang di hampir seluruh negara bagian Australia, kecuali Australia Selatan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya