Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 01:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang lebih tinggi dibandingkan empat kuartal sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa bertambahnya komponen ekonomi membuat total Produk Domestik Bruto (PDB) ikut meningkat.

"Ya kan cake-nya (indikator) juga bertambah jadi pertumbuhan total PDB kita meningkat," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026.


Ekonom senior ini mengatakan perbedaan utama kinerja ekonomi antara 2025 dan 2024, terutama dari sektor-sektor penopang utama. Menurut Airlangga, sektor industri menunjukkan ekspansi yang lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Ya tentu kita lihat pertumbuhan dari sektor industrinya kan kelihatan, sektor industri sudah 5,4 persen dan itu expansion dibandingkan tahun yang lalu," tuturnya.

Selain itu, sektor pertanian juga mencatat pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan 2024 dan berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

"Demikian juga sektor pertanian tumbuhnya dibandingkan yang lalu juga jauh jadi itu juga ada employment dan yang lain," lanjut Airlangga.

Ia menambahkan, berbagai stimulus fiskal yang digelontorkan pemerintah turut menjadi pembeda utama kinerja ekonomi 2025.

"Plus kita kan memberikan banyak keleluasaan seperti PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kemudian kita juga memberi gaji yang dibawah 10 juta ditanggung oleh pemerintah PPH-nya," imbuhnya.

Menurut Airlangga, kebijakan stimulus tersebut berkontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2025.

"Jadi banyak kita memberikan stimulus jadi tentu itu yang membedakan dibandingkan tahun lalu," pungkasnya.

Untuk diketahui, ekonomi nasional tumbuh 5,39 persen pada kuartal IV-2025. Angka ini lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya 5,04 persen yoy. Berdasarkan data BPS, ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan Produk Domestic Bruto (PDB) pada kuartal IV-2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.147,2 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.474,5 triliun.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya