Berita

Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Pegawai Bapanas Dikerahkan Cegah Pelanggaran Pangan Jelang Ramadan

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 22:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah memperkuat langkah penstabilan harga pangan pokok strategis menjelang dan selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan intensif oleh Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang digencarkan di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, terdapat perubahan pendekatan dalam pengendalian harga pangan tahun ini. Pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan intervensi pasar dan imbauan, tetapi juga memperkuat langkah penindakan terhadap pelanggaran.


"Kalau dulu, intervensi pasar dan imbauan. Untuk sekarang, intervensi pasar dan penindakan," kata Amran kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis 5 Februari 2026.

Amran memastikan seluruh pegawai Bapanas telah diterjunkan langsung ke daerah untuk mendukung kinerja Satgas Saber Pelanggaran Pangan di seluruh provinsi. Fokus pengawasan diminta dilakukan secara penuh selama dua bulan ke depan guna mencegah fluktuasi harga pangan.

"Kami membuat posko di setiap provinsi dan kabupaten," kata Amran.

Bapanas memastikan seluruh tim yang bertugas di daerah telah berkoordinasi dengan Satgas setempat. Pengawasan tidak hanya difokuskan pada komoditas beras, melainkan seluruh pangan strategis yang memiliki ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Pembelian Pemerintah (HPP), serta Harga Acuan Pembelian/Penjualan (HAP).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya