Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama Rektor Unpad Arief S Kartasasmita. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop-Unpad Kolaborasi Optimalkan Kopdes Merah Putih

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 18:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) guna mengoptimalisasi operasional dan manfaat dari Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Hal tersebut, dipastikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dengan Universitas Padjajaran yang akan bekerja sama dalam aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan koperasi.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono yang juga sekaligus menjadi Ketua Umum IKA Unpad mengatakan kerja sama yang dilakukan ini, guna menyukseskan Kopdes Merah Putih yang merupakan program prioritas nasional, dalam hal penyiapan dan pelatihan SDM, dan kolaborasi teknologi yang dihasilkan dari berbagai fakultas di Unpad di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan juga teknologi terapan.


"Ini kami harapkan untuk pengembangan mesin-mesin pasca panen, untuk pertanian tanaman pangan serta hortikultura, juga nanti pengembangan teknologi untuk peternakan dan perikanan. Serta pengembangan model bisnis untuk operasionalisasi Koperasi Merah Putih," kata Ferry usai penandatanganan MoU di Universitas Padjajaran, Bandung, Kamis, 5 Februari 2026.

Ferry menyebut pihaknya juga akan mengoptimalkan hasil penelitian yang telah dilakukan Universitas Padjadjaran, agar bisa dikembangkan dan diaplikasikan sebagai kegiatan yang punya fungsi langsung terhadap peningkatan kegiatan operasionalisasi Kopdes Merah Putih.

Pelibatan perguruan tinggi khususnya Unpad dengan semua kemampuannya, kata Menkop, dirasa perlu untuk menyukseskan program Kopdes Merah Putih, karena sejatinya fasilitas di desa atau kelurahan tersebut haruslah menciptakan profit, dan bermanfaat untuk anggota dan masyarakat. Selain itu kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Unpad ini, diharapkan bisa mengatasi masalah mendasar di desa.

"Selain itu, Kopdes Merah Putih juga ditujukan untuk membawa nilai-nilai di masyarakat agar muncul lagi, yakni gotong-royong, kebersamaan, kekeluargaan yang sebenarnya itu diharapkan oleh para pendiri bangsa dan para tokoh-tokoh bangsa yang berharap koperasi menjadi soko guru perekonomian nasional," ucapnya.

Bahkan, Kopdes Merah Putih juga kini diarahkan untuk menyasar Gen Z dan milenial, dengan cara membuat berbagai kegiatan yang juga melibatkan pelaku usaha dan pemilik brand lokal hasil kreasi masyarakat termasuk Gen Z dan milenial untuk dijajakan di gerai Kopdes setelah melalui kurasi.

Menkop menambahkan tindak lanjut dari kerja sama dengan Unpad ini, akan dijalankan terlebih dahulu di Jawa Barat, yang memiliki sekitar 4.000 unit Kopdes Merah Putih yang siap beroperasi Maret 2026 mendatang, dan akan dijadikan percontohan bagi operasional Kopdes di daerah lainnya.

"Kerja sama dengan Unpad ini akan kami jadikan piloting. Ke depan mungkin juga kami akan membuka kelas sekitar setahun di Unpad untuk pembekalan pengurus Kopdes Merah Putih guna mengoptimalkan operasionalnya," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Rektor Unpad Arief S Kartasasmita mengaku sangat terhormat pihaknya menjadi salah satu mitra kerja sama Kementerian Koperasi, dan siap untuk langsung bergerak membantu target Kementerian, di antaranya memodernisasi pasca panen di bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Hingga menggerakkan generasi-generasi baru untuk bisa lebih paham dan melaksanakan koperasi secara baik.

Secara konkret, Arief mengatakan pihaknya akan membantu dalam riset dan pengembangan untuk memberikan penguatan-penguatan dari sisi keilmuan, khususnya di bidang manajemen, ekonomi, bisnis dan seterusnya, sosiologi dan sebagainya.

Kemudian pengembangan peralatan-peralatan pascapanen, hingga model bisnis baru yang bisa dikembangkan untuk generasi milenial, Gen Z, dan generasi berikutnya seperti bidang pariwisata dengan penguatan-penguatan menggunakan teknologi informasi atau promosi pertanian lewat pengayaan video editing dan lainnya.

"Kemudian juga pelatihan-pelatihan yang mungkin diperlukan untuk manajer-manajer dari koperasi. Nanti kami dengan perguruan tinggi lain bekerja sama untuk bisa menyukseskan dan mengoptimalkan 83.000 Kopdes yang akan dibangun," tuturnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya