Berita

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov (Foto: Club of Mozambique)

Dunia

Kremlin Tertawakan Isu Epstein Mata-mata Rusia

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 18:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kremlin menertawakan isu yang menyebut mendiang terpidana kasus kejahatan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, sebagai mata-mata rahasia Rusia. 

Tuduhan tersebut mencuat menyusul rilis jutaan dokumen terbaru terkait penyelidikan terhadap Epstein.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis spekulasi tersebut saat ditanya mengenai kemungkinan Epstein merupakan agen Rusia.


“Saya tergoda untuk membuat banyak lelucon tentang versi itu, tetapi mari kita tidak membuang waktu kita,” ujar Peskov kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP, Kamis, 5 Februari 2026.

Isu tersebut kembali mengemuka setelah Polandia menyatakan akan menyelidiki dugaan keterkaitan Epstein dengan dinas rahasia Rusia, menyusul dibukanya dokumen-dokumen baru dari arsip penyelidikan pemerintah Amerika Serikat.

Dokumen itu menunjukkan Epstein beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pertemuan tersebut benar-benar pernah terjadi.

Peskov juga menegaskan bahwa Kremlin tidak pernah menerima permintaan resmi apa pun dari Epstein. 

Ia mengatakan kepada media pemerintah Rusia awal pekan ini bahwa pihaknya tidak memiliki komunikasi dengan financier yang meninggal dunia di penjara pada 2019 tersebut.

Nama Putin memang kerap muncul dalam rilis terbaru dokumen surel Epstein. Sebagian besar berisi laporan media tentang Presiden Rusia, disertai sejumlah upaya Epstein untuk mengatur pertemuan dengan pemimpin Kremlin tersebut.

Selain itu, kumpulan dokumen terbaru juga mengungkap upaya luas Epstein untuk membawa perempuan muda dari Rusia ke Eropa dan Amerika Serikat, menambah panjang daftar kontroversi yang menyelimuti kasusnya hingga kini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya