Berita

Rakernas Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) di Jakarta. (Foto: Dok. Amdatara)

Bisnis

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 17:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) memperkuat kolaborasi dan merumuskan arah kebijakan organisasi dalam mendorong pertumbuhan industri air minum dalam kemasan (AMDK) yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Ketua Umum Amdatara, Karyanto Wibowo menyebut pihaknya sudah berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian lingkungan Hidup, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, hingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

“Alhamdulillah kita mendapat dukungan dari pemerintah selaku mitra strategis,” ujar Karyanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.


Sebagai perkumpulan baru, Amdatara akan memperkuat strategi komunikasi melalui media sosial, termasuk melakukan kolaborasi luring serta memperkuat sekretariat.

Dalam Rakernas bertema 'Rapatkan Barisan, Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Daya Saing', Amdatara ingin memperkuat industri AMDK melalui penguatan organisasi internal, advokasi kebijakan yang mendukung keberlanjutan, hingga penerapan tata kelola akuntabel berstandar mutu dan keamanan produk tinggi.

Karyanto menyebut, industri AMDK berjalan dinamis dengan pertumbuhan industri yang konsisten di kisaran 5-8 persen per tahun. Kontribusi industri ini juga signifikan terhadap perekonomian nasional dengan kapasitas produksi mencapai 47 miliar liter per tahun, melibatkan lebih dari 700 perusahaan dan menyerap sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung.

"Artinya sektor bisnis ini telah menciptakan lapangan kerja, menguatkan rantai pasok, dan mengembangkan industri UMKM hingga menciptakan multiplier effect bagi sektor-sektor ekonomi lainnya," jelasnya.

Saat ini Amdatara menaungi lebih dari 80 perusahaan dengan 150 lebih merek AMDK di Indonesia.

"Kami menegaskan posisinya sebagai rumah bersama bagi pelaku industri dalam membangun ekosistem usaha yang profesional, inklusif, dan bertanggung jawab," pungkasnya.

Rakernas ini turut dihadiri Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir & Laut Kementerian Lingkungan Hidup, Sayid Muhadhar; Kasubdit Operasi dan Pemeliharaan Air Tanah, Air Baku, Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Bhakti serta beberapa pakar.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya