Berita

Ilustrasi Bundaran HI. (Foto:(Getty Images/CreativaImages)

Bisnis

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen. Sejalan dengan capaian nasional tersebut, DKI Jakarta juga mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,21 persen selama 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada 2025 tercermin dari nominal produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp3,9 triliun, serta atas dasar harga konstan (ADKH) sebesar Rp2,26 triliun. 

Sementara, PDRB atas dasar harga berlaku pada 2024 tercatat sebesar Rp3,6 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan sebesar Rp2,1 triliun.


"Jika dibandingkan triwulan IV 2024, ekonomi Jakarta triwulan IV 2025 tumbuh sekitar 5,71 persen (y to y)," ungkap Kadarmanto, Kamis, 5 Februari 2026.

Kontribusi lainnya dari industri pengelolaan dengan pangsa (share) sebesar 11,13 persen, diikuti jasa keuangan dan asuransi yang memberikan kontribusi sebesar 10,96 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi yaitu penyediaan akomodasi dan makan minum yang mencatat pertumbuhan sebesar 9,33 persen, transportasi dan pergudangan 8,69 persen, serta dari sektor jasa lainnya sekitar 8,46 persen. 

Sedangkan dari sisi pengeluaran tertinggi pada komponen ekspor sebesar 12,50 persen.  

Adapun struktur ekonomi Jakarta pada 2025 didominasi perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor yang berkontribusi sekitar 18,12 persen. 
Dari sisi pengeluaran, didominasi konsumsi rumah tangga sebesar 62,80 persen.  

Dengan capaian tersebut, pemerintah diharapkan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi agar tetap berkelanjutan, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Capaian pertumbuhan ekonomi nasional dan DKI Jakarta tersebut menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan penguatan ekonomi ke depan, di tengah tantangan global yang masih dinamis.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya