Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat memimpin Rapat Koordinasi Strategis Program Transformasi Transmigrasi Tahun 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Politik

Infrastruktur Tahan Bencana Harus jadi Prioritas

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembangunan infrastruktur ke depan harus tahan bencana. Tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga dirancang adaptif terhadap risiko gempa, banjir, dan dampak perubahan iklim.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat memimpin Rapat Koordinasi Strategis Program Transformasi Transmigrasi Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 21 Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kamis, 5 Februari 2026.

"Kita semua berharap pembangunan infrastruktur ke depan ini lebih punya daya tahan," tegas sosok yang akrab disapa AHY itu.


AHY yang juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat itu lantas menyoroti kondisi kawasan transmigrasi di berbagai wilayah, termasuk di Bener Meriah, Aceh, yang saat ini sangat rentan terhadap dampak bencana. 

Pemetaan risiko iklim (climate risk) harus dijadikan variabel utama dalam perencanaan tata ruang dan pengembangan wilayah ke depan agar aset negara tidak hancur berulang kali.

Secara khusus, putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono itu meminta Kementerian Transmigrasi untuk memasukkan kesadaran mitigasi bencana ke dalam kurikulum pelatihan bagi para transmigran. 
Kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat dinilai sama pentingnya dengan keandalan fisik bangunan di lokasi penempatan. 

"Bukan hanya membangun kembali daerah bencana, tetapi membangun lebih baik, dengan standar yang lebih tinggi, dan tentunya terintegrasi satu sama lain," tandasnya.                                                        



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya