Berita

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghibur warga terdampak bencana tanah bergerak di lokasi pengungsian di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Gubernur Luthfi Janjikan Kehidupan Layak kepada Korban Bencana di Tegal

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 04:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan, pemulihan, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat terdampak terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi ketika mendengar langsung kegelisahan warga yang rumahnya rusak akibat pergerakan tanah. 

“Nanti dipindah ya, jangan di sini lagi. Pokoknya semua sudah disiapkan. Gratis. Yang gagal panen juga akan didata dan dibantu,” ujar Ahmad Luthfi dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis, 5 Februari 2026.


Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan. Ahmad Luthfi sempat berdialog dengan Warningsih, warga yang tengah hamil delapan bulan. 

Rumah kayu miliknya kini dalam kondisi miring akibat pergerakan tanah, sehingga ia memilih mengungsi demi keselamatan.

Menanggapi kondisi tersebut, gubernur meminta tim kesehatan memberikan pengawasan intensif.

“Yang hamil harus dipastikan aman dan terpantau. Jangan sampai kelelahan, kalau perlu dirujuk segera,” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Luthfi menyapa para lansia di pengungsian Majelis Az Zikir wa Rotibain. Dua lansia, Mbah Karsih (80) dan Mbah Rupi’ah (70), menjadi perhatian khusus karena kondisi kesehatan yang rentan.

“Saya titip yang sepuh-sepuh ini. Jangan sampai kekurangan makan atau obat. Kalau perlu dipindahkan segera,” imbuh Luthfi.

Sebelumnya, dalam rapat percepatan penanganan bencana tanah bergerak, Ahmad Luthfi menekankan bahwa relokasi tidak hanya soal memindahkan tempat tinggal, tetapi juga memastikan keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi warga.

“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian agar masyarakat di huntap bisa eksis dan mandiri. Inilah negara yang kita tunggu-tunggu,” katanya.

Bencana tanah bergerak di Desa Padasari terjadi pada Senin, 2 Februari 2026, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. 

Pergerakan tanah terpantau sejak malam hari dan hingga kini masih berlangsung. Sebanyak sekitar 250 rumah terdampak, dengan lebih dari seribu jiwa mengungsi di sejumlah titik pengungsian.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya