Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

PKB Dukung Langkah Diplomasi Prabowo di Board of Peace

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 18:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait peran aktif Indonesia dalam keanggotaan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menilai Presiden Prabowo memiliki pemahaman mendalam terhadap dinamika geopolitik global yang sarat kompleksitas. 

Atas dasar itu, PKB mendukung penuh setiap langkah diplomasi Indonesia yang dinilai produktif, strategis, serta mampu mengangkat martabat bangsa di forum internasional.


Muhaimin juga meyakini keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace telah melalui pertimbangan matang dan penuh kehati-hatian, dengan memperhitungkan kepentingan nasional sekaligus kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.

"BoP (Board of Peace) menjadi bagian penting dari solusi global, terutama menyangkut kepentingan rakyat Indonesia. Sehingga, PKB mendukung penuh, baik melalui legislatif dan melalui berbagai gerakan sosial keagamaan di semua level di Indonesia,” kata Muhaimin usai menghadiri pertemuan jajaran pimpinan PKB dengan Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, Februari 2026.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan dan tokoh Islam, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara menyeluruh melalui keterlibatan aktif di Board of Peace.

Sejalan dengan itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace merupakan wujud komitmen politik luar negeri aktif Indonesia dalam mendorong terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Upaya tersebut, menurutnya, harus berujung pada penerapan solusi dua negara (two-state solution), dengan kemerdekaan Palestina sebagai prasyarat utama demi terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya