Berita

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Disentil Prabowo, Menpar Ajak TNI-Polri Bersihkan Sampah Tempat Wisata

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 17:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masalah sampah yang kerap terjadi di sejumlah destinasi wisata Indonesia akan menjadi fokus penanganan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Pak Prabowo sudah me-launching Gerakan Indonesia Asri. Kementerian Pariwisata akan berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Pemda, TNI-Polri membersihkan destinasi (dari sampah),” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Widiyanti, gerakan tersebut merupakan program prioritas presiden yang harus segera dijalankan secara masif di seluruh daerah tujuan wisata.


“Bukan hanya di Bali, tapi di destinasi lain juga (menjadi prioritas),” tegasnya.

Widiyanti mengklaim Kemenpar sudah menjalankan Gerakan Wisata Bersih sejak tahun lalu. Program yang sudah berjalan ini nantinya akan diperkuat dan menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri.

"Kami tahun lalu sudah ada Gerakan Wisata Bersih. Nah, ini menjadi program baru Pak Presiden, program prioritas yang harus dilakukan secepat-cepatnya,” pungkasnya.

Kemenpar juga sebelumnya telah membentuk Satgas Sampah Pantai bersama Pemerintah Provinsi Bali untuk mengatasi penumpukan sampah di Bali. Satgas ini baru dibentuk setelah Presiden Prabowo menyoroti persoalan sampah menumpuk di Bali saat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengingatkan para pemimpin daerah di Pulau Bali tentang ancaman serius terhadap sektor pariwisata.

"Maaf ya gubernur, bupati-bupati dari Bali, ini real lho, Bali bulan Desember 2025 ini Pantai Bali, bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah," ujar Prabowo sembari memperlihatkan video kondisi Pantai Bali yang dipenuhi sampah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya