Berita

Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Demokrat Menolak Terjebak Politik Warisan Jokowi

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 16:51 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Partai Demokrat memilih sikap netral strategis dalam dinamika hubungan Presiden ke-7 Joko Widodo, Presiden Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, pernyataan dukungan Prabowo-Gibran dua periode disampaikan Jokowi di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat, 30 Januari 2026.

"Kan sudah saya sampaikan Prabowo Gibran dua periode. Sudah, itu saja," kata Jokowi.


Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa Demokrat tidak ingin terjebak dalam tarik-menarik politik warisan kekuasaan dan memilih mengonsolidasikan dukungan terhadap agenda pemerintahan saat ini. 

"Demokrat kami masih fokus untuk membantu Presiden Prabowo Subianto di dalam mensukseskan program-programnya," ujar Herman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Sikap serupa juga terlihat ketika Demokrat merespons program-program strategis pemerintah, termasuk rencana kebijakan yang digulirkan Presiden Prabowo.

Herman menekankan bahwa Demokrat memposisikan diri sebagai pendukung aktif pemerintah tanpa masuk pada perdebatan politik yang berpotensi memecah konsentrasi.

"Tentu sangat mendukung program-program yang ini menyentuh masyarakat secara langsung, apalagi meningkatkan perekonomian rakyat," kata Herman yang juga Sekjen Partai Demokrat ini.

Setiap kebijakan, kata Herman, harus dilihat dari dampaknya terhadap kesejahteraan publik, bukan dari narasi politik di sekitarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya