Berita

Anggota Komisi VI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Herman Khaeron:

Program Gentengisasi Menyentuh Langsung Kepentingan Rakyat

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Program Gentengisasi yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan luas, terutama untuk meningkatkan kualitas hunian, estetika lingkungan, dan pariwisata. Program ini bertujuan mengganti atap seng yang panas dan berkarat dengan genteng, sebagai bagian dari gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)

Anggota Komisi VI DPR dari Partai Demokrat, Herman Khaeron menilai, kebijakan itu merupakan program strategis yang menyentuh langsung kepentingan rakyat dan berdampak pada penguatan ekonomi kecil.

"Presiden pasti akan mengutamakan kepentingan rakyat," kata Herman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.


Menurut Herman, Partai Demokrat sebagai pendukung pemerintah menilai Program Gentengisasi tidak sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari rantai ekonomi rakyat yang dapat menggerakkan UMKM dan usaha kecil menengah.

Ia menyebut program tersebut berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena bersentuhan langsung dengan sektor industri kecil. 

Terkait peran DPR dalam penganggaran dan pengawasan, Herman menegaskan, program tersebut berada dalam kerangka diskresi presiden sebagai kebijakan strategis.

Meski demikian, Herman menekankan pentingnya akuntabilitas dan kejelasan sektor pengampu program sebelum implementasi berjalan.

"Saya kira akuntabilitas keuangan negara pasti memang harus ada," pungkas Herman.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya