Berita

Jubir Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana. (Foto: RMOL)

Presisi

Ada Dugaan Balas Dendam di Balik Pelemparan Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 15:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) Mabes Polri memastikan kasus pelemparan bom molotov yang dilakukan salah seorang siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) terkait perundungan, bukan  terorisme.

"Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan juga tergabung dalam komunitas True Crime Community. Dia merupakan korban perundungan," kata Jubir Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana saat dikonfirmasi, Rabu 4 Februari 2026.

Dari sini, lanjut Mayndra, yang bersangkutan memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam kepada rekan-rekanny yang kerap melakukan perundungan.


"Balas dendam kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya," kata Mayndra.

Tim penyidik menemukan beberapa benda berbahaya yakni lima buah gas portable yang bagian sampingnya direkatkan petasan, paku dan pisau, enam buah botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (bom molotov), serta satu bilah pisau.

Kini, Densus 88 mendampingi Polda Kalimantan Barat dalam melakukan penanganan kasus tersebut, mulai dari proses pemetaan hingga pemenuhan alat bukti.

Di sisi lain, Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat masih mendalami motif pelemparan bom molotov di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya yang terjadi pada Selasa 4 Februari 2026, sekitar pukul 10.40 WIB.

"Saat ini Tim Laboratorium Forensik Polda Kalbar dan Tim Inafis Polres Kubu Raya sedang melaksanakan olah tempat kejadian perkara," kata Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni kepada wartawan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya