Berita

Kapal Induk USS Abraham Lincoln (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Induk USS Abraham Lincoln

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 13:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah jet tempur siluman Amerika Serikat F-35C Lightning II menembak jatuh drone serang satu arah milik Iran di Laut Arab, Selasa waktu setempat, 2 Februari 2026.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangan itu dilakukan setelah drone tersebut mendekat secara agresif ke kapal induk USS Abraham Lincoln dengan niat yang tidak jelas demikian pernyataan 

CENTCOM menjelaskan, F-35C tersebut lepas landas dari USS Abraham Lincoln yang saat itu tengah berlayar di Laut Arab, sekitar 500 mil dari pesisir selatan Iran. 


Meski tidak menyebut satuan penerbangnya, militer AS beberapa hari sebelumnya memotret Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 314 atau Black Knights beroperasi dari kapal induk tersebut.

Menurut CENTCOM, drone jarak jauh Iran yang ditembak jatuh merupakan Shahed-139, yang dikenal luas karena penggunaannya dalam perang Rusia-Ukraina. 

Dikatakan bahwa drone itu terus terbang menuju kapal meski pasukan AS telah melakukan langkah-langkah deeskalasi di perairan internasional.

“Pesawat F-35C menembak jatuh drone tersebut untuk membela diri dan melindungi Abraham Lincoln beserta awaknya,” kata CENTCOM, seperti dikutip dari Defensescoop

Insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban di pihak AS maupun kerusakan peralatan militer.

Beberapa jam setelah kejadian tersebut, ketegangan kembali meningkat ketika dua kapal Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama sebuah drone Mohajer mendekati kapal tanker berbendera AS, Stena Imperative, di Selat Hormuz. 

Kapal-kapal Iran itu disebut mengganggu dengan melaju pada kecepatan tinggi dan mengancam akan menaiki serta menyita tanker tersebut.

CENTCOM menyebut USS McFaul, kapal perusak berpeluru kendali, segera merespons untuk mengawal kapal dagang itu dengan dukungan Angkatan Udara AS hingga situasi berhasil diredakan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya